Kebijakan Plagiasi

Kebijakan Plagiarisme

Tim Editorial RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil menyadari bahwa plagiarisme tidak dapat ditoleransi dan oleh karena itu menetapkan kebijakan berikut yang mengatur tindakan spesifik (sanksi) apabila terjadi plagiarisme dalam artikel yang diajukan untuk dipublikasikan di RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil.

Plagiarisme adalah tindakan, baik secara sengaja maupun tidak sengaja, memperoleh atau berusaha memperoleh pengakuan atau nilai atas suatu karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan/atau karya ilmiah pihak lain yang diakui sebagai karya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumbernya secara tepat dan memadai.

Oleh karena itu, artikel harus asli, belum pernah diterbitkan, dan tidak sedang dalam proses menunggu penerbitan di tempat lain. Materi yang diambil secara langsung dari sumber lain harus diidentifikasi dengan jelas sehingga dapat dibedakan dari teks asli.

 Jika plagiarisme teridentifikasi, maka Pemimpin Redaksi bertanggung jawab untuk meninjau artikel tersebut dan akan menyetujui tindakan sesuai dengan tingkat plagiarisme yang terdeteksi, dengan pedoman sebagai berikut:

 Tingkat Plagiarisme

  1. Menjiplak beberapa kalimat pendek dari artikel lain tanpa menyebutkan sumbernya. Tindakan: Penulis diberi peringatan dan diminta untuk mengubah teks serta mengutip dengan benar.
  2. Menjiplak sebagian besar artikel lain tanpa kutipan yang tepat dan tidak menyebutkan sumbernya. Tindakan: Artikel yang dikirimkan ditolak untuk dipublikasikan di Jurnal RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil dan penulis dapat dikenai sanksi berupa larangan mempublikasikan artikel di Jurnal RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil.

Kebijakan tingkat kesamaan dengan referensi lain di Jurnal RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil adalah di bawah 20%, yang diperiksa menggunakan perangkat lunak Ithenticate.