RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil memanfaatkan platform GARUDA (Garba Rujukan Digital)—yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia—untuk keperluan pengarsipan.
Jurnal ini menerapkan sistem pengarsipan terdistribusi melalui perpustakaan-perpustakaan yang berpartisipasi untuk menciptakan arsip permanen guna pelestarian dan pemulihan. Pengarsipan ini memastikan bahwa semua dokumen yang diterbitkan tetap dapat diakses melalui saluran alternatif jika terjadi gangguan pada situs web utama jurnal yang dapat menyebabkan artikel-artikel tersebut tidak dapat diakses.
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil menyimpan versi digital yang lengkap dan identik dari setiap artikel yang diterbitkan di dalam fasilitas penyimpanan yang aman dan modern. Sesuai dengan standar format terkini, sebagian besar berkas disimpan dalam format XML dan PDF. Informasi elektronik—termasuk situs web jurnal dan naskah—diarsipkan di dua sumber terpisah. Pembaca dapat mengakses konten secara daring melalui satu server, sedangkan sumber kedua menyimpan salinan cadangan. Jika terjadi kegagalan server, sumber cadangan dapat diaktifkan, dan situs web diperkirakan akan pulih serta dapat diakses kembali dalam waktu 24–72 jam.
Jurnal ini berkomitmen untuk memastikan pelestarian jangka panjang, aksesibilitas, dan keamanan konten yang diterbitkannya melalui pengarsipan elektronik. Salinan digital naskah yang dikirimkan, laporan tinjauan sejawat, keputusan editorial, dan artikel yang diterbitkan disimpan dalam sistem pengarsipan elektronik yang terorganisir untuk mendukung manajemen editorial dan pencatatan yang efisien.
Jurnal ini menerapkan praktik pelestarian digital yang sesuai untuk meminimalkan risiko kehilangan data dan memastikan akses berkelanjutan terhadap artikel yang diterbitkan. Berkas elektronik disimpan dengan aman, dengan akses hanya diberikan kepada personel yang berwenang sesuai dengan kebijakan jurnal dan persyaratan perlindungan data yang berlaku.
Untuk mendukung aksesibilitas jangka panjang dan kelangsungan publikasi, jurnal ini mendorong penggunaan layanan dan repositori pengarsipan digital yang andal, seperti PKP Preservation Network (PKP PN), LOCKSS, CLOCKSS, atau sistem pelestarian institusional dan digital lain yang diakui, jika berlaku.
Melalui praktik-praktik ini, jurnal ini bertujuan untuk menjaga integritas, keaslian, dan ketersediaan konten ilmiahnya bagi penulis, peneliti, pembaca, dan komunitas akademis yang lebih luas.





