Studi Mengenai Pengaruh Ukuran Maksimum Agregat Kasar pada Campuran Beton Memadat Mandiri (SCC)

Fitri Yanto Hermansah, Abinhot Sihotang

Sari


ABSTRAK

Beton memadat mandiri (SCC) adalah beton inovatif yang tidak memerlukan getaran pada saat proses pelaksanaanya. Beton ini diberikan zat tambah berupa superplasticizer pada campurannya agar dapat mengalir. Berdasarkan EFNARC, beton ini harus memenuhi 3 (tiga) kriteria yaitu filling ability, passing ability dan segregation resistance. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mengetahui sifat beton segar dan beton keras pada campuran beton SCC dengan ukuran agregat kasar maksimum 10 mm dan 20 mm. Kemudian komposisi campuran juga dibedakan berdasarkan modulus kehalusan gabungan agregat yang seragam dan bervariasi. Kuat tekan target pada campuran beton SCC 27 MPa dan 47 MPa.Perancangan campuran beton SCC untuk penelitian ini menggunakan cara SNI yang dimodifikasi dengan metode Dreux. Kadar superplasticizer yang digunakan untuk semua jenis campuran sebesar 1,5% dari berat semen. Hasil pengujian beton SCC menunjukan campuran mempunyai karakteristik yang relatif seragam jika modulus kehalusan agregat campuran mempunyai nilai yang sama.

Kata kunci: beton memadat mandiri (SCC), modulus kehalusan, ukuran maksimum agregat, superplasticizer

 

ABSTRACT

Self Compacting Concrete (SCC) is an innovative concrete that doesn’t require vibration during the process. This concrete is added with a superplasticizer in the mixture. Based on EFNARC, this concrete must fulfill 3 (three) conditions, such asfilling ability, passing ability and segregation resistance. Therefore, a study was conducted to determine the characteristic of fresh concrete and hard concrete in SCC mixtures with maximum size of 10-mm and 20-mm coarse agregates. The target compressive strength of SCC mixturesis 27 MPa and 47 MPa. In this study,the design of the SCC mixtures uses the SNI method that modified by the Dreux Method. The superplasticizer content used for all types of SCC mixtures is 1.5% of the weight of cement. The SCC test result shows the mixtures have relatively uniform characteristics if the fineness modulus of aggregate has the same value.

Keywords: self-compacting concrete (SCC), fineness modulus, maximum agregate size, superplasticizer


Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26760/rekaracana.v5i1.62

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


____________________________________________________________

ISSN (elektronik) : 2477-2569  

diterbitkan oleh :

Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Bandung

Alamat :  Jl. PHH. Mustofa 23 Bandung 40124

Kontak : Tel. 7272215 (ext. 206)  Fax. 7202892

____________________________________________________________

Terindeks:

 

research

____________________________________________________________

Statistik Pengunjung 

Flag Counter

Lihat Statistik Jurnal

Jurnal ini terlisensi oleh Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License