Hubungan Balok-Kolom Glulam Jabon dengan Pelat Baja Siku dan Pengencang Sekrup Kunci
Sari
ABSTRAK
Penggunaan glulam Jabon pada struktur kayu rekayasa memerlukan hubungan balok-kolom yang kuat, stabil, dan daktil. Penelitian ini mengevaluasi perilaku hubungan balok-kolom glulam Jabon dengan pelat baja siku dan pengencang sekrup kunci. Pengujian monotonik dilakukan pada tiga benda uji identik dengan pembebanan lateral di ujung balok. Data beban dan perpindahan diolah menjadi kurva beban-perpindahan serta momen-rotasi untuk menentukan kapasitas, kekakuan, faktor bilinier, dan daktilitas. Hasil menunjukkan beban puncak rata-rata sebesar 2,64 kN pada perpindahan 23,44 mm. Momen leleh dan momen ultimit rata-rata masing-masing 0,75 kN-m dan 1,59 kN-m. Kekakuan rotasi leleh rata-rata 59,55 kN-m/rad, kekakuan ultimit 40,77 kN-m/rad, faktor bilinier 0,688, dan daktilitas rotasi 3,09. Kurva menunjukkan respons nonlinier dengan penurunan kekakuan akibat slip, deformasi tumpu lokal, dan rotasi sambungan. Perilaku tersebut menunjukkan bahwa transfer gaya berlangsung bertahap tanpa kegagalan mendadak pada zona sambungan. Sambungan berperilaku semi-rigid, daktil, dan tidak getas sehingga berpotensi dikembangkan sebagai alternatif sambungan glulam Jabon untuk struktur kayu rekayasa.
Kata kunci: glulam Jabon, hubungan balok-kolom, pelat baja siku, sekrup kunci
ABSTRACT
The use of Jabon glulam in engineered wood structures requires strong, stable, and ductile beam-column connections. This study evaluates the behavior of Jabon glulam beam-column connections with angle steel plates and keyed screw fasteners. Monotonic testing was conducted on three identical test specimens with lateral loading applied at the beam end. Load and displacement data were processed into load-displacement and moment-rotation curves to determine capacity, stiffness, bilinearity factor, and ductility. The results showed an average peak load of 2.64 kN at a displacement of 23.44 mm. The average yield moment and ultimate moment were 0.75 kN-m and 1.59 kN-m, respectively. The average yield rotational stiffness was 59.55 kN-m/rad, the ultimate stiffness was 40.77 kN-m/rad, the bilinearity factor was 0.688, and the rotational ductility was 3.09. The curves show a nonlinear response with a decrease in stiffness due to slip, local bearing deformation, and joint rotation. This behavior indicates that force transfer occurs gradually without sudden failure in the joint zone. The joint behaves as semi-rigid, ductile, and non-brittle, making it a potential alternative to Jabon glulam joints for engineered wood structures.
Keywords: Jabon glulam, beam-column connection, angle steel plate, lag screw
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFDOI: https://doi.org/10.26760/rekaracana.v12i1.78
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
e-ISSN : 2477-2569
dipublikasikan oleh :
Program Studi Teknik Sipil
Institut Teknologi Nasional Bandung
Alamat: Jl. PHH. Mustofa 23 Bandung 40124
Kontak: Tel. 7272215 (ext. 206) Fax. 7202892
Didukung oleh :
Badan Musyawarah Pendidikan Tinggi
Teknik Sipil Seluruh Indonesia (BMPTTSSI)
RekaRacana © 2025 by Itenas is licensed under CC BY-SA 4.0






