Analisis Perencanaan dan Kelayakan Ekonomi Kolam Retensi pada Perumahan Griya Bintara Indah, Kota Bekasi

Samsul Hidayat, Sih Andajani, Ryan Faza Prasetyo

Sari


ABSTRAK

Perumahan Griya Bintara Indah di Kecamatan Bekasi Barat sering mengalami genangan pada saat hujan dengan intensitas tinggi. Pada saat hujan tinggi, genangan pada Perumahan Griya Bintara Indah disebabkan sebagian saluran drainasenya sudah tidak mampu menampung air hujan dan elevasi muka air saluran drainase di hilir lebih rendah dari pada elevasi muka air di outletnya sehingga terjadi aliran balik. Penanganan genangan harus komprehensif, diusulkan dimensi saluran drainase eksisting di bagian hulu perumahan diperbesar dan di bagian hilir dibangun kolam retensi dengan pompa. Ada 2 alternatif yang diteliti, yaitu alternatif 1 kolam retensi tanpa merubah dimensi dan alternatif 2 kolam retensi dengan merubah dimensi. Metode studi kelayakan ekonomi yang digunakan adalah Metode Analisis Sensitivitas. Hasil dari analisis hidrologi dan hidraulika ada 37 ruas saluran eksisting sudah tidak mampu menampung debit banjir kawasan, sehingga diusulkan saluran eksisting diperbesar dengan U-ditch 500/500 dan kolam retensi dibangun dengan volume 35.481,62 m³. Dari hasil studi kelayakan ekonomi alternatif 2 mempunyai kelebihan dibanding alternatif 1. Biaya pengeluaran untuk alternatif 2 lebih kecil dari alternatif 1 sehingga penghematan biaya alternatif 2 lebih besar dari alternatif 1. Selanjutnya, dampak dari genangan akan hilang total pada alternatif 2.

Kata kunci: saluran drainase, kolam retensi, studi kelayakan ekonomi

 

ABSTRACT

The Griya Bintara Indah Housing Complex in West Bekasi District often experiences inundation during high-intensity rains. During heavy rains, inundation in the Griya Bintara Indah Housing Complex is caused by fact that some of the drainage channels are no longer able to accommodate rainwater and the water level of the downstream drainage channels is lower than the water level at the outlet, resulting in backwater. Management of inundation must be comprehensive in the upstream part of the housing it is proposed to enlarge the dimensions of the existing drainage channels and in the downstream part to build a retention pond with pumps. There are 2 alternatives studied, namely alternative 1 the retention pond without changing the dimension and alternative 2 the retention pond by changing the dimensions. The economic feasibility study method used is the Sensitivity Analysis Method. The results of the hydrological and hydraulics analysis show that 37 existing canal sections are no longer able to accommodate regional flood discharges, so it is proposed that the existing canals be enlarged with U-ditch of 500/500 and a retention pond built with a volume 35,481.62 m3. From the results of the economic feasibility study, alternative 2 has advantages over alternative 1. Expenditure cost for alternative 2 is smaller than alternative 1. The amount of cost savings for alternative 2 is greater than alternative 1. Furthermore, the impact of inundation will disappear completely in alternative.

Keywords: drainage channel, retention pond, economic feasibility study


Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26760/rekaracana.v9i3.197

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


____________________________________________________________

ISSN (elektronik) : 2477-2569  

diterbitkan oleh :

Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Bandung

Alamat :  Jl. PHH. Mustofa 23 Bandung 40124

Kontak : Tel. 7272215 (ext. 206)  Fax. 7202892

____________________________________________________________

Terindeks:

 

research

____________________________________________________________

Statistik Pengunjung 

Flag Counter

Lihat Statistik Jurnal

Jurnal ini terlisensi oleh Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License