PERANCANGAN PEMANENAN AIR HUJAN PADA PESANTREN DARUL AITAMI KABUPATEN ACEH BARAT
Sari
Air bersih Pesantren Darul Aitami sebagian besar bersumber dari air tanah, namun jumlah dan kualitasnya belum memadai. Penelitian ini memiliki tujuan guna mengevaluasi potensi air hujan dan merancang sistem pemanenan air hujan (PAH) sebagai opsi tambahan sumber air bersih. Kualitas air hujan dianalisis dengan pengambilan sampel selama lima hari hujan berturut-turut, sedangkan analisis curah hujan menggunakan distribusi Log Normal dan metode Mononobe dengan periode ulang 2 tahun (54,46 mm/jam). Hasil menunjukkan bahwa air hujan memenuhi standar kualitas air bersih dan cukup untuk memenuhi kebutuhan harian empat asrama, atau satu asrama dan mushola. Sistem PAH dirancang dengan pipa vertikal dan talang berdiameter 4–10 inci, pipa horizontal 3 inci, serta tangki penampungan masing-masing 2.000–5.700 liter. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanenan air hujan merupakan solusi alternatif yang layak dan berkelanjutan untuk penyediaan air bersih di fasilitas pendidikan.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika. (2012). http://www. bmkg.go.id. diakses pada tanggal 12 November 2023.
Badan Standardisasi Nasional. (2015) Standar Nasional Indonesia 8153:2015 Sistem Plambing Pada Bangunan Gedung.
Badan Standardisasi Nasional. (2005) Standar Nasional Indonesia 03076:2005 Tata cara perencanaan sistem plambing.
Dirgawati, M., Sururi, M. R., dan Ridwan, Y. S. (2024). Jurnal Teknologi Lingkungan Perencanaan Sistem Pemanenan Air Hujan Sebagai Teknologi Alternatif Penyediaan Air Bersih di Kawasan Pemukiman Kepadatan Tinggi Planning of Rainwater Harvesting Systems as an Alternative Technology for Providing Clean Water in. Jurnal Teknologi Lingkungan, 25(2), 246–256.
Fajar, M., Ayatri, R., dan Zurfi, A. (2021). Perencanaan Sistem Pemanenan Air Hujan sebagai Alternatif Penyediaan Air Bersih Gedung Asrama TB 4 ITERA. Jurnal Sumberdaya Alam Dan Lingkungan, 8(2), 93–101.
Fitriana, E., Suprayogi, I., Fauzi, M., dan Nurdin, N. (2022). Sumbangan Teknologi Pemanenan Air Hujan Skala Individu Rumah Tangga Tipe 220 m2 Atap Pelana untuk Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih di Kecamatan Siak Kabupaten Siak. Sainstek (e-Journal), 10(1), 10–16.
Hutabarat and L Evalita. (2017). Studi Penurunan Muka Tanah (Land Subsidence) Akibat Pengambilan Air Tanah Berlebihan di DKI Jakarta, Hulman Panjaitan and Thomas Abbon, Eds. Jakarta, Universitas Kristen Indonesia Delapan Windu: UKI Press.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Nomor 02 Tahun 2023 Tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan Air Untuk Keperluan Higiene Sanitasi, Kolam Renang, Solus Per Aqua dan Pemandian Umum.
Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia Tahun 2014 Tentang Penyelengaraan Sistem Drainase Perkotaan.
Komala, P. S., dan Maisuara, Y. (2021). Perencanaan Sistem Plambing Air Hujan Pengembangan Hotel Grand Zuri Kota Padang. Cived, 8(3), 199.
Miu, K. P., Husnan, R., dan Labdul, B. Y. (2022). Perencanaan Pemanenan Air Hujan Sebagai Alternatif Penyediaan Kebutuhan Air Bersih (Studi Kasus Desa Pelehu Kec. Bilato Kab. Gorontalo). Composite Journal, 2(1), 28–36.
Nurdin Amalia, lembang Desi, K. (2021). Model Pemanenan Dan Pengolahan Air Hujan Menjadi Air Minum. Jurnal Teknik Hidro, 32(3), 167–186.
Pudyastuti s, P., dan Musthofa A, R. (2018). Analisa Distribusi Curah Hujan Harian Maksimum Di Stasiun Pengukur Hujan Terpilih Di WIlayah Klaten Periode 2008–2018. Dinamika Teknik Sipil.
Purnomo, K. (2022). Perencanaan Pemanenan Air Hujan Sebagai Alternatif Penyediaan Kebutuhan Air Bersih (Studi Kasus Desa Pelehu Kec. Bilato Kab. Gorontalo). Composite Journal, 2(1), 28–36.
Raharja R , Arianti S , dan Vittorio. (2021). Analisis Potensi Penghematan Air Pdam Dengan Sistem Pemanenan Air Hujan Di Rusunawa Muara Baru. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil, 4(1), 281-294.
Roviq, A., Purnaweni, H., dan Suharyanto. (2013). Pemanenan Air Hujan sebagai Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Pengungsi Bencana banjir.
Sapulette, D. V., Nanlohy, A., dan Tuankotta, A. (2024). Journal agregate vol. 3, no. 1, maret 2024. Campuran Kapur Dalam Pembuatan Batako Abu, 3(1), 162–166.
Soewarno. (2014). Aplikasi metode Statistika Untuk Analisis Data Hidrologi.Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sofia, D. A., dan Nursila, N. (2019). Analisis Intensitas, Durasi, dan Frekuensi Kejadian Hujan di Wilayah Sukabumi. JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa), 4(1), 85.
Susilo, G. (2018). Rainwater Harvesting as Alternative Source for Wudhu Water in Indonesia. Civil and Environmental Science, 1(2), 62–69.
Triatmodjo, 2008. Hidrologi Terapan. Yogyakarta: Beta Offset Yogyakarta.
Undang-undang (UU) RI Nomor 17 Tahun 2019 Tentang Sumber Daya Air.
UN-Habitat. (2016). Rainwater Harvesting and Utilisation. Blue Drop Series, Book 2: Beneficiaries dan Capacity Builders, 87.
Wahyudi, H. D., dan Aini, S. (2021). Pemanfaatan air hujan sebagai sumber air bersih dengan menggunakan filter serbuk keramik. Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021.
DOI: https://doi.org/10.26760/rekalingkungan.v13i2.147-161
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Terindeks:
</p

1.png)










