Erosion Rate Analysis Using the SWAT Application and Land Conservation Directions in the Babon Watershed
Sari
ABSTRAK
Daerah aliran sungai (DAS) Babon merupakan salah satu DAS sistem Dolok-Penggaron yang sering mengalami banjir, salah satunya disebabkan oleh meningkatnya debit akibat perubahan tata guna lahan yang tidak sesuai dengan fungsi kawasan yang menjadi pemicu terjadinya peningkatan erosi dan sedimentasi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis nilai laju erosi, sedimentasi, serta sebaran Indeks Bahaya Erosi (IBE) di DAS Babon sebagai dasar penentuan skenario konservasi lahan yang optimal. Metode yang digunakan dalam studi ini yaitu Modified Universal Soil Loss Equation (MUSLE) sebagai dasar perhitungan nilai sedimentasi secara langsung dan nilai laju erosi yang aktual dalam model SWAT. Metode ini mengoptimalkan ketersediaan data historis volume aliran permukaan serta citra satelit yang diintegrasikan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) di DAS Babon sebagai dasar dalam penyusunan arahan konservasi. Hasil analisis menunjukkan penurunan laju erosi 31,222 ton/ha/tahun pada tahun 2019 menjadi 23,305 ton/ha/tahun pada tahun 2022, namun masih terdapat sebaran IBE dari kategori sedang hingga tinggi. Dengan penerapan kombinasi konservasi vegetatif dan mekanik mampu menurunkan wilayah IBE “Tinggi” (100%) dari eksisting dan mereduksi laju erosi sebesar 21,29 % menjadi 18,465 ton/ha/tahun. hasil ini membuktikan bahwa penanganan dengan konservasi lahan efektif dalam menekan laju erosi dan menjaga stabilitas dan fungsi hidrologis DAS Babon secara berkelanjutan.
Kata kunci: Erosi, Indeks Bahaya Erosi, Konservasi Lahan, Check Dam, Sedimentasi
ABSTRACT
The Babon watershed is one of the watersheds in the Dolok-Penggaron system that frequently experiences flooding, which is partly caused by increased discharge resulting from land-use changes that do not align with regional functions, triggering an increase in erosion and sedimentation. This study aims to analyze the erosion rate, sedimentation, and the distribution of the Erosion Hazard Index (EHI) in the Babon watershed as a basis for determining optimal land conservation scenarios. The method used in this study is the Modified Universal Soil Loss Equation (MUSLE) as the basis for direct calculation of sedimentation values and actual erosion rate values in the SWAT model. This method optimizes the availability of historical surface runoff volume data and satellite imagery integrated with Geographic Information Systems (GIS) in the Babon watershed as a basis for formulating conservation directives. The analysis results show a decrease in the erosion rate from 31.222 tons/ha/year in 2019 to 23.305 tons/ha/year in 2022, although there is still a distribution of EHI ranging from moderate to high categories. The application of a combination of vegetative and mechanical conservation is capable of reducing "High" EHI areas (100%) from existing conditions and reducing the erosion rate by 21.29% to 18.465 tons/ha/year. These results prove that land conservation management is effective in suppressing erosion rates and maintaining the stability and hydrological functions of the Babon watershed sustainably.
Keywords: Erosion, Erosion Hazard Index, Land Conservation, Check dam, Sedimentation.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Setyawan. (2019). Kajian Potensi Erosi Di Daerah Aliran Sungai Babon Menggunakan Permodelan GeoWEPP. Jurnal Teknik Sipil Unika Soegijapranata Semarang, 98-107.
Sarjanti, E. (2023). Analisis Daya Dukung Fungsi Lindung Untuk Kelesterian Lingkungan Di Subdas Logawa Kabupaten Banyumas. Geomedia Majalah Ilmiah Dan Informasi Kegeografian, 21(1), 43-48. https://doi.org/10.21831/gm.v21i1.43822.
Suwaji. (2011). Persebaran Tingkat Erosi Tanah di Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah.
Rama, B., Suryaningrum, I., Amanda, P., Agfanisa, R., Nur, A., Ardeny, F., Surya Pratama, L., Haris, A., Ridho Fariz, T., Jabbar, A., Kholil, P. A., Faizah, N., & Kunci, K. (2025). Perubahan Tata Guna Lahan Terhadap Daya Dukung Fungsi Lindung Daerah Aliran Sungai (DAS) Babon Di Semarang dan Sekitarnya. 19(1), 77-86. http://riptek.semarangkota.go.id.
Jayanti, O & Suteki, S. (2020). Bekerjanya Hukum Pendirian Bangunan di Garis Sempadan Sungai Babon. Kanun Jurnal Ilmu Hukum, 22(2), 379–393. https://doi.org/10.24815/kanun.v22i2.17025
Milenia, S. (2025, Februari 16). Banjir Imbas Luapan Sungai Babon di Semarang, Aktivitas Warga Terganggu. Kompas.Tv. https://www.kompas.tv/regional/650982/banjir-imbas-luapan-sungai-babon-di-semarang-aktivitas-warga-terganggu-kompas-siang
Soewarno. (1995). Hidrologi: Aplikasi Metode Statistik untuk Analisa Data Jilid 2. Penerbit Nova.
L. M. Limantara (2018), Rekayasa Hidrologi, Yogyakarta: ANDI.
Subagio, F. R., Linda Prasetyorini, & Runi Asmaranto. (2025). Analisis Tingkat Bahaya Erosi pada DAS Lekso Kabupaten Blitar Berbasis Sistem Informasi Geografi. Jurnal Teknologi Dan Rekayasa Sumber Daya Air, 5(1), 317–326.
Nash, J. E., & Sutcliffe, J. V. (1970). River flow forecasting through conceptual models part I — A discussion of principles. Journal of Hydrology, 3(10), 282–290.
Indarto. (2012). Hidrologi Dasar Teori dan Contoh Aplikasi Model Hidrologi. Bumi Aksara.
J.G. Arnold, J.R. Kiniry, R.Srinivasan, J.R. Williams, E.B. Haney, & S.L. Neitsch. (2012). Soil and Water Assement Tool. Texas Water Resources Institute.
Thompson, H. C., & Kelly, W. (1957). Vegetable Crops. Me Graww Hill Book.
Arsyad, S. (2010). Konservasi Tanah dan Air. Edisi Kedua. IPB Press.
Asdak, C. (2007). Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Gadjah Mada University Press.
Arif, K., Ussy Andawayanti, & Rahmah Dara Lufira. (2025). Analisis Laju Erosi dan Sedimentasi Berbasis Arcgis pada DAS Garang Jawa Tengah. Jurnal Teknologi Dan Rekayasa Sumber Daya Air, 5(1), 583–595. https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2025.005.01.055
Perencanaan Teknis Bendung Pengendali Dasar Sungai (2004).
DOI: https://doi.org/10.26760/jrh.v10i1.81-95
Refbacks
Alamat redaksi dan tata usaha:
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Nasional
Fakultas, gedung 14 Lantai 3
Jl. PHH. Mustapa 23 Bandung 40124
Tlp. 022-7272215 Pes. 159, Fax. 022-7202892,
e-mail: hrekayasa@itenas.ac.id
Jurnal ini terlisensi oleh Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


1.png)


