Penyusunan Alat Ukur Partisipasi Birokrat dalam Program Pengurangan Sampah di Kota Bandung

AFIFAH TRI LARASATY, JULI SOEMIRAT, SITI AINUN

Sari


Abstrak

Program pengurangan sampah diwujudkan dengan keterlibatan aktif masyarakat maupun pihak pengelola sampah. Dalam mewujudkan keberhasilan suatu program pengurangan sampah di dalam implementasinya juga melibatkan pihak birokrat yang seringkali berperan baik sebagai inisiator, penyelenggara, maupun pengawas program. Terkait hal tersebut, diperlukan adanya sebuah penelitian untuk mengukur tingkat partisipasi birokrat dalam program-program yang diselenggarakan dengan menggunakan teori Arnstein (A Ladder Of Citizen Participation).Teknik stratified sampling diterapkan untuk menentukan sampel. Penilaian dilakukan dengan skoring dan ranking. Hasil penelitian didapat sebuah alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat partisipasi birokrat dalam pengelolaan sampah, yaitu berupa daftar pertanyaan, yang terdiri dari 3 bagian, yaitu bagian identitas, umum, dan khusus. Alat ukur utama adalah di bagian khusus yang memiliki 13 pertanyaan yang sudah mencakup pertanyaan terkait tiga tahapan partisipasi, dengan parameter sarana dan prasarana, aturan, kerjasama, pendampingan, dana, serta monitoring dan evaluasi.

Kata kunci : Birokrat, Partisipasi, Pengurangan sampah


Abstract

Waste reduction programs is realized with the active involvement of the community as well as waste management. A waste reduction program in its implementation will also involve bureaucrats who often acts as initiator, organizer, as well as program supervisor. It is therefore important to measure the level of participation of bureaucrats in waste reduction programs using the Arnstein theory (A Ladder Of Citizen Participation). Stratified sampling technique was used to determine the sample size. Assessment was done by scoring and ranking. The result a of this study is a measurement tool that can be used to measure the level of participation of bureaucrats in waste management, namely in the form of a questionnaire, which consists of three parts, namely the identity part, the general, and the special part, i.e., the part on participation. The main measuring tool was in the special section, which  has 13 questions related to the three stages of participation, including infrastructure parameters, rules/regulations, teamwork, mentoring, funding, monitoring , and evaluation.

Keywords: Bureaucrats, Participation, Waste reduction



Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonim. (2017). Kamus Besar Bahasa Indonesia Online. Kbbi.web.id. diakses pada tanggal 18 Agustus 2017, pukul 16.42 Wib. Bandung.

Asteria, Donna&Heruman, H . (2016). Hubungan Tingkat Penerapan Prinsip Pengembangan Masyarakat Dengan Keberhasilan Program Csr, 02, 171-181.

Arnstein, Sherry R. (1995). A Ladder of Citizen Participation dalam Jay M. Stein (ed). Classic Reading in Urrban Planning : An Introduction. McGraw-Hill, Inc, New York.

Ayu Pratiwi, Finka. (2016). Studi Pengukuran Tingkat Partisipasi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Sampah Di Kelurahan Sukaluyu. Tugas Akhir S-1, Jurusan Teknik Lingkungan, FTSP-Institut Teknologi Nasional. Bandung.

Badan Pengelola Lingkungan Hidup. (2014). Petunjuk Teknis Perwujudan Kawasan Bebas Sampah Kota Bandung. Bandung: BPLH.

Jalal, Fasli dan Dedi Supriadi. (2001).Reformasi Pendidikan Dalam Konteks Otonomi Daerah. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.

Nurviyasari, Fitri. (2012). Peran Tokoh Masyarakat Dalam Meningkatkan Partisipasi Warga Belajar Program Keaksaraan Fungsional Di Pkbm Tanjungsari, Tanjungharjo, Nanggulan, Kulon Progo. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Peraturan Walikota Bandung nomor 1390 tahun 2016 tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung. Bandung: DLHK.

Peraturan Walikota Bandung Nomor 101 Tahun 2006 tentang susunan organisasi dan tata kerja Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung. Bandung: PD.Kebersihan

Republik Indonesia. 2008. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Kepala Biro Hukum dan Humas. Jakarta

Republik Indonesia. 2012. Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan SampahSejenis Rumah Tangga . Kepala Biro Hukum dan Humas. Jakarta

Sedarmayanti. (2009). Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja. Bandung: CV Mandar Maju.

Soleh A.Z. (2005). Ilmu Statistik Pendekatan Teoritis dan Aplikatif Disertai contoh Penggunaan SPSS. Rekayasa Sains. Bandung.

Sugiyah. (2001).KlasifikasiPartisipasi.http://Sacafirmansyah.wordpress.com/. diakses pada9 Mei 2017.

Sundariningrum. (2001). Klasifikasi Partisipasi.Jakarta: Grasindo

Sumaryadi, I Nyoman. (2010). Perencanaan Pembangunan Daerah Otonom dan Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: Penerbit Citra Utama




DOI: https://doi.org/10.26760/rekalingkungan.v9i2.84-94

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




Terindeks:

 

Statistik Pengunjung