Fermentasi Sampah Buah Nanas menggunakan Sistem Kontinu dengan bantuan Bakteri Acetobacter Xylinum

Elga Malviane

Sari


Abstrak

Kadar glukosa yang terkandung di dalam buah Nanas sebesar 23,6% dapat dimanfaatkan oleh Acetobacter xylinum dalam proses fermentasi menjadi lembaran selulosa, dimana lembaran selulosa tersebut dapat dijadikan sebagai alternatif bahan baku kertas. Proses untuk menghasilkan lembaran selulosa menjadi bahan baku kertas tentunya membutuhkan suatu penelitian. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui optimasi proses fermentasi yang memanfaatkan sampah buah nanas terhadap pembentukan lapisan selulosa dengan sistem reaktor kontinu skala laboratorium yang dioperasikan pada suhu 30oC dengan pH 4,5. Pada sistem reaktor kontinu terdapat proses penambahan dan pengambilan substrat ketika bakteri telah mencapai keadaan steady state. Adapun parameter yang dianalisa pada pecobaan ini yaitu BOD5, COD, TPC, ketebalan selulosa, kadar air, kadar abu, kadar total selulosa, dan panjang serat. Hasil yang paling baik menunjukkan bahwa pada kecepatan aliran (Vc) sebesar 0,23 mL/menit dengan adanya penambahan oksigen mampu menurunkan parameter BOD5 sebesar 49,9%, COD sebesar 50% dan meningkatkan TPC sebanyak 80% dengan ketebalan selulosa 3 mm.

Kata kunci: Sampah Buah Nanas, Fermentasi, Acetobacter xylinum, Selulosa, Sistem Kontinu


Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26760/rekalingkungan.v2i1.%25p

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




Terindeks:

  

Statistik Pengunjung