Kajian Perhitungan Beban Pencemaran Air Sungai Di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cikapundung dari Sektor Domestik

YUSHI RAHAYU

Sari


Abstrak

DAS Cikapundung merupakan bagian dari DAS Citarum Hulu yang melewati tiga wilayah administrasi yaitu Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. DAS Cikapundung yang berfungsi sebagai sumber air baku untuk air minum, irigasi dan perikanan berpotensi mengalami penurunan kualitas akibat kegiatan permukiman di sepanjang aliran sungai. Pada saat ini belum terdapat informasi mengenai beban pencemar di Sungai Cikapundung khususnya akibat kegiatan domestik. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengukur tingkat pencemaran di Sungai Cikapundung melalui penentuan status mutu air sungai dan perhitungan potensi beban pencemaran dari sektor domestik. Status mutu air ditentukan menggunakan metode indeks pencemar, sedangkan potensi beban pencemaran Sungai Cikapundung dihitung dengan pendekatan faktor emisi limbah domestik. Hasil perhitungan menunjukan bahwa Sungai Cikapundung pada bulan kering di tahun 2016 memiliki status mutu air cemar sedang dan pada bulan basah tahun 2016 memiliki status mutu cemar ringan hingga cemar sedang. Nilai indeks pencemar adalah cemar ringan < 5 ≤ cemar sedang. Proyeksi beban pencemar sektor domestik pada Tahun 2021 meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk yaitu sebesar 25.383,89 Kg/ hari TSS, 17.537,96 kg/hari BOD, 18.461,01 kg/hari COD, 889,97 kg/hari N-Total dan 96,92 Kg/hari P-Total.

Kata kunci: Beban Pencemar, Sungai Cikapundung, Kualitas Air


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.