PENGARUH UKURAN LEMPENG ALMUNIUM DAN WAKTU KONTAK PADA KARAKTERISTIK LIMBAH CAIR TAHU PASCA ELEKTROKOAGULASI
Sari
Limbah cair tahu banyak dihasilkan selama produksi tahu mulai dari pembersihan kedelai, hingga pencetakan. Limbah cair tersebut mengandung polutan yang berbahaya bagi lingkungan jika dibuang secara langsung ke badan air tanpa pengolahan. Untuk menangani permasalahan tersebut, elektrokoagulasi limbah cair tahu merupakan salah satu metode yang dapat digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh waktu kontak (20, 30, 40 menit) dan ukuran plat almunium (4x8, 5x8, 6x8 cm) terhadap penurunan polutan limbah cair industri tahu. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap. Data yang diperoleh diuji menggunakan anova dan diuji lanjut menggunakan BNJ taraf kepercayaan 95%. Hasil analisis menunjukkan bahwa semakin besar ukuran plat dan lama waktu kontak akan semakin besar penurunan TSS dan TDS limbah cair tahu, selain itu juga meningkatkan pH limbah cair. Berdasarkan hasil analisis, penggunaan ukuran plat 6x8 cm selama 40 menit merupakan perlakuan terbaik yang dapat menurunkan TSS hingga 717 mg/L, TDS 6.957 mg/L, menaikkan pH menjadi 6,7, serta menurunkan COD menjadi 660 mg/L dan kekeruhan 58,10 NTU. Namun belum memenuhi baku mutu air limbah tahu sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan proses koagulasi dalam pemenuhan baku mutu limbah cair tahu.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Adack, J. (2013). Dampak pencemaran limbah pabrik tahu terhadap lingkungan hidup. Lex Administratum, 1(3), 78–87.
Ahmad, H., & Adiningsih, R. (2019). Efektivitas metode fitoremediasi menggunakan tanaman enceng gondok dan kangkung air dalam menurunkan kadar BOD dan TSS pada limbah cair industri tahu. Jurnal Farmasetis, 8(2), 31–38.
Alawiyah, T. (2007). Penurunan kadar chemical oxigen demand (COD) pada lindi (Leachate) TPA Piyungan dengan metode ektrokoagulasi . Universitas Islam Indonesia.
Alimsyah, A., & Damayanti, A. (2013). Penggunaan arang tempurung kelapa dan eceng gondok untuk pengolahan air limbah tahu dengan variasi konsentrasi. Jurnal Teknik Pomits, 2(1), 6–9.
Amri, I., Destinefa, P., & Zultiniar, Z. (2020). Pengolahan limbah cair tahu menjadi air bersih dengan metode elektrokoagulasi secara kontinyu. Chempublish Journal, 5(1), 57–67.
Apriyanti, M., Sutanto, & Kusumawardan, L. J. (2023). Application of electrocoagulation in soymilk wastewater treatment process with varion of time and voltage. Helium: Journal of Science and Applied Chemistry, 3(2), 45–53.
Badan Pusat Statistik. (2024, January 10). Rata-rata Konsumsi Perkapita Seminggu Menurut Kelompok Kacang-Kacangan Per Kabupaten/kota (Satuan Komoditas), 2021-2023. Https://Www.Bps.Go.Id/Id/Statistics-Table/2/MjEwMSMy/Rata-Rata-Konsumsi-Perkapita-Seminggu-Menurut-Kelompok-Kacang-Kacangan-per-Kabupaten-Kota.Html.
Badan Standarisasi Nasional. (2005). SNI 06-6989.25-2005. Air dan air limbah – Bagian 25 : Cara uji kekeruhan dengan nefelometer. BSN.
Badan Standarisasi Nasional. (2019). SNI 06-6989.3. 2019 Air dan air limbah- Bagian 3: Cara uji padatan tersuspensi total (Total Suspended Solid, TSS) secara gravimetri. BSN.
El Hadi, M. (2020). Elektrokoagulasi limbah cair tepung mocaf modified cassava flour dengan panel surya sebagai sumber energi. UIN Syarif Hidayatullah.
Fachrurozi, M., Utami, L. B., & Suryani, D. (2010). Pengaruh variasi biomassa Pistia stratiotes L. terhadap penurunan kadar BOD, COD, dan TSS limbah cair tahu di dusun klero sleman yogyakarta. Kes Mas, 4(1), 1–16.
Faisal, M., Mulana, F., Alam, P. N., & Daimon, H. (2014). Wastewater characteristics from tofu processing facilities in banda aceh. The Proceedings of The 4th Annual International Conference Syiah Kuala University (AIC Unsyiah), 18–21.
Fendriani, Y., Handayani, L., & Peslinof, M. (2020). Pengaruh variasi jarak elektroda dan waktu terhadap pH dan TDS limbah cair batik menggunakan metode elektrokoagulasi. Journal Online of Physic, 5(2), 59–64. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.22437/jop.v5i2.9869
Fikri, E., Muktie, K. L., & Pujiono. (2019). Difference of electrocoagulation contact time on sulfide decrease and color in waste water in sipatex putri lestari company, Bandung, West Java, Indonesia. Journal of Industrial Poluttion Control, 35(1), 2244–2250.
Hanum, F., Tambun, R., & Yusuf, M. R. (2015). Electrocoagulation application in the processing of palm oil mill effluent from anaerobic fixed bed reactor. Proceedings of The 5th Annual International Conference Syiah Kuala University (AIC Unsyiah) 2015, 125–129.
Harahap, M. R., Amanda, L. D., & Matondang, A. H. (2020). Analisis Kadar Cod (Chemical Oxygen Demand) Dan Tss (Total Suspended Solid) Pada Limbah Cair Dengan Menggunakan Spektrofotometer Uv-Vis. Amina: Ar-Raniry Chemistry Journal, 2(2), 79–83.
Hardyanti, N., Susanto, H., Budihardjo, M. A., Purwono, & Saputra, A. T. (2023). Characteristics of Tofu Wastewater From Different Soybeans and Wastewater at Each Stage of Tofu Production. Ecological Engineering and Environmental Technology, 24(8), 54-63. https://doi.org/10.12912/27197050/171493
Hermida, L., Kustiani, I., & Suharno. (2020). Evaluasi kinerja sistem elektrokoagulasi batch recycle dengan susunan elektroda monopolar dalam mengolah limbah cair tapioka. Jurnal Profesi Insinyur, 1(1), 1–14.
Hernaningsih, T. (2016). Tinjauan teknologi pengolahan teknologi pengolahan air limbah industri dengan proses elektrokoagulasi. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 9(1), 31–46.
Januardi, R., Setyawati, T. R., & Mukarlina. (2014). Pengolahan limbah cair tahu menggunakan kombinasi serbuk kelor (Moringa oleifera) dan asam jawa (Tamarindus indica). Jurnal Protobiont, 3(1), 41–45. https://doi.org/DOI: http://dx.doi.org/10.26418/protobiont.v3i1.4580
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2014). Peraturan Kementerian Lingkungan Hidup RI No. 5 tahun 2014: Tentang baku mutu air limbah.
Ketut, I. (2018). Sistem teknologi pengolahan limbah. Warmadewa University Press.
Khofifah, & Utami, M. (2022). Analisis kadar total dissolved solid (TDS) dan total suspended solid (TSS) pada limbah cair dari industri gula tebu. Indonesian Journal of Chemical Research, 7(1), 43–49.
Lestari, N. D., & Agung, T. (2020). Penurunan TSS, TDS dan warna limbah industri batik secara elektrokoagulasi. Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan, 6(1), 37–44.
Maulana, M. R., & Marsono, B. D. (2021). Penerapan teknologi membran untuk mengolah limbah cair industri tahu (Studi Kasus: UKM Sari Bumi). Jurnal Teknik ITS, 10(2), 54–60.
Melani, A., Lesmana, A. I., & Rifdah, R. (2017). Kajian pengaruh waktu dan ukuran lempengan terhadap limbah cair industri kain tenun songket dengan metode elektrokoagulasi. Jurnal Distilasi, 2(1), 23–24.
Mollah, M. Y. A., Schennach, R., Parga, J. R., & Cocke, D. L. (2001). Electrocoagulation (EC): Science and applications. Journal of Hazardous Materials, 84(1), 29–41
Mouedhen, G., Feki, M., Wery, D., & Ayedi, H. F. (2008). Behavior of aluminium electrodes in electrocoagulation process. Journal of Hazardous Materials, 150(1), 124–135.
Muhaimin, Prayoga, R. A., & Eniati, E. (2022). Determination of chemical oxygen demand (COD) concentration in domestic wastewater using UV-Vis spectrophotometry method based on the effect of reflux time and preservation time. Stannum Jurnal Sains Dan Terapan Kimia, 4(1), 13–18.
Ni’mah, L., Fyanidah, F., & Maulana, M. D. (2017). Pengolahan limbah minyak pelumas dengan menggunakan metode elektrokoagulasi. Chemica: Jurnal Teknik Kimia, 4(1), 21–26.
Nostia, R., Kurniawan, A., & Koderi. (2023). Analysis of solid and liquid waste characteristics of tofu industry in Bancar village, Bungkal district, Ponorogo Regency. Jurnal Pembangunan Dan Alam Lestari, 14(1), 1–5.
Nugroho, G. S. F., Sulistyaningrum, R., Melania, R. P., & Handayani, W. (2019). Environmental analysis of tofu production in the context of cleaner production: case study of tofu household industries in Salatiga, Indonesia. Journal of Environmental Science and Sustainable Development, 2(2), 127–138.
Oktiawan, W., Samadikun, B. P., Ashari, A. F., & Purwono. (2022). The efficiecy of reducing COD and turbidity of tofu wastewater using a combination of electrocoagulation and Ozone. IOP Conferences Series: Earth and Environmental Science.
Ortenero, J. R., & Sy Choi, A. E. (2022). Electrocoagulation treatment of wastewater: a pareto frontier identification based on the total dissolved solids and cost. Chemical Engineering Transactions, 94, 781–786.
Putri, R. A., & Purnama, H. (2022). Pengaruh tegangan dan waktu pada pengolahan lindi metode elektrokoagulasi-adsorpsi zeolit. Jurnal Reka Lingkungan, 10(2), 1–10.
Rachmawati, B., Surya, Y. P., & Nirwan, M. (2014). Proses elektrokoagulasi pengolahan limbah laundry. Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan, 6(1), 15–22.
Ramayanti, D., & Amna, U. (2019). Analisis parameter COD dan pH limbah cair di PT. Pupuk Iskandar Muda (PT. PIM) Lhokseumawe. Quimica: Jurnal Kimia Sains Dan Terapan, 1(1), 1–6.
Ratnani, R. D. (2011). Kecepatan penyerapan zat organik pada limbah cair industri tahu dengan lumpur aktif. Momentum, 7(1), 41–47. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.36499/jim.v7i2.100
Saputra, E., & Hanum, F. (2016). Pengaruh jarak antara elektroda pada reaktor elektrokoagulasi terhadap pengolahan effluent limbah cair pabrik kelapa sawit. Jurnal Teknik Kimia USU, 5(4), 33–38.
Setiawan, A., Jati, D. R., & Saziati, O. (2021). Penerapan produksi bersih industry kecil tahu di jalan parit pangeran siantan Pontianak. Jurnal Rekayasa Lingkungan Tropis, 2(1), 1–10.
Sintawardani, N., Widyarani, Hamidah, U., Wulan, D. R., & Nilawati, D. (2022). Recovery of Energy and Materials From Small-Scale Tofu Processing Industries in Indonesia. In P. Ordóñez de Pablos, X. Zhang, & M. N. Almunawar (Eds.), Handbook of Research on Green, Circular, and Digital Economies as Tools for Recovery and Sustainability: (pp. 231–256). IGI Global. https://doi.org/10.4018/978-1-7998-9664-7.ch013
Suyanta, Sunarto, Kristianingrum, S., Padmaningrum, R. T., Salsabilla, D., & Karlinda. (2022). Treatment of industrial wastewawter and household waste using electrocoagulation method with aluminum electrode. Indonesian Journal of Chemistry and Environment, 5(2), 37–43.
Tchobanoglous, G., Stensel, H., Tsuchihashi, R., & Burton, F. (2013). Wastewater Engineering: Treatment and Resource Recovery. McGraw-Hill Education.
Wardhani, E., Dirgawati, M., & Valyana, K. P. (2012). Application of electrocoagulation method for leather tanning industrial waste water treatment. Seminar Ilmiah Nasional, Masalah Lingkungan Di Indonesia 8, Kampus Universitas Gadjah Mada, 1–16.
Wiyanto, E., Harsono, B., Makmur, A., Pangputra, R., & Kurniawan, M. S. (2014). Penerapan elektrokoagulasi dalam proses dalam proses penjernihan limbah cair. Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, 12(1), 19–36.
Yuliyani, L., & Widayatno, T. (2020). Pengaruh variasi waktu tinggal dan kuat arus terhadap penurunan kadar COD,TSS dan BOD limbah cair industri tahu menggunakan elektrokoagulasi secara kontinyu. Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains Dan Teknologi , 45–48.
DOI: https://doi.org/10.26760/rekalingkungan.v14i1.43-56
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.

1.png)


