PENGOLAHAN LIMBAH CAIR LAUNDRY MENGGUNAKAN KOMBINASI ELEKTROKOAGULASI DENGAN PLAT ALUMINIUM DAN ADSORPSI DENGAN KARBON AKTIF TEMPURUNG LONTAR
Sari
Telah dilakukan penelitian tentang pengolahan limbah cair laundry menggunakan kombinasi metode elektrokoagulasi-adsorpsi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimum dalam penurunan total fosfat, MBAS, COD dan TSS dalam limbah cair laundry menggunakan kombinasi metode elektrokoagulasi-adsorpsi. Penelitian ini dilakukan pada berbagai variasi kondisi elektrokoagulasi dan adsorpsi. Adapun variasi dalam proses elektrokoagulasi diantaranya waktu elektrokoagulasi (20, 30,60, dan 90 menit) dan rapat arus (12,5; 25; dan 75 A/m2). Sedangkan variasi dalam proses adsorpsi diantaranya waktu kontak (30,60, dan 90 menit) dan massa karbon aktif tempurung lontar (KATL) (0,5; 1,5; dan 3,0 gram). Pengolahan limbah cair laundry diawali dengan proses elektrokoagulasi dengan pemberian rapat arus sebesar 25 A/m2 selama 30 menit. Selanjutnya air limbah diolah lebih lanjut pada unit adsorpsi. Hasil penelitian menunjukan metode elektrokoagulasi-adsorpsi ini mampu menurunkan parameter total fosfat, MBAS, COD, dan TSS dalam limbah cair laundry. Kombinasi proses ini menghasilkan efisiensi penyisihan total fosfat sebesar 95,57% (waktu adsorpsi 30 menit menggunakan 1,5 gram KATL); MBAS sebesar 85,22% (waktu adsorpsi 60 menit menggunakan 3,0 gram KATL); COD sebesar 96,21% (waktu adsorpsi 90 menit menggunakan 1,5 gram KATL); dan TSS sebesar 95,57% (waktu adsorpsi 90 menit menggunakan 3,0 gram KATL). Dalam Proses kombinasi ini berat aluminium yang terlarut sebesar 0,007 gr/L dengan konsumsi listrik sebesar 0,12 kWh/m3.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFDOI: https://doi.org/10.26760/rekalingkungan.v13i2.103-117
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Terindeks:
</p

1.png)










