Analisis Furnitur Moveable sebagai Sarana Ekspresi Budaya di Lingkup Urban

Nur Habibah

Abstract


Desain furnitur modern di lingkungan urban saat ini cenderung mengutamakan fungsi massal sehingga mengabaikan identitas budaya lokal dan fleksibilitas ruang hunian yang terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis perancangan furnitur moveable sebagai sarana ekspresi budaya melalui elemen rajut. Kerangka teori yang digunakan meliputi prinsip fleksibilitas ruang serta konsep space saving sebagai dasar analisis desain. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan Design Thinking. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa penerapan elemen rajut mampu memperkuat identitas visual sekaligus meningkatkan keterlibatan emosional penggunanya. Selain itu aspek moveable seperti sistem roda, dimensi, dan stabilitas, menunjukkan respon desain terhadap kebutuhan ruang urban yang dinamis, dengan tingkat kesesuaian mencapai 85,71%, yang menandakan bahwa furnitur ini telah memenuhi sebagian besar kriteria sebagai furnitur moveable. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada penggabungan teknik rajut sebagai unsur budaya dalam desain furnitur moeveable yang tidak hanya fleksibel tetapi juga memiliki makna dan identitas dalam konteks urban masa kini.

References


Anggraini, L., Fauziah, Z., & Sanjaya, A. R. (2023). Implementasi Metode Design Thinking Dalam Proses Inovasi Desain. Sistemik: Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik, 11(1), 24–29.

Araujo, CS, & Ribeiro, MF (2021). Flexibility and adaptability in contemporary furniture design: Responding to urban living needs. Journal of Urban Interior Design, 4(2), 45–56.

Azkiya, S., & Sudarwanto, B. (2020). Kajian Konsep Space Saving Terhadap Keleluasan Ruang pada Apartemen Tipe Studio. Imaji, 9(2), 221-230.

Badan Standardisasi Nasional. (2016). SNI ISO 6385:2016 Prinsip ergonomi dalam perancangan sistem kerja. Jakarta: BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2021). SNI ISO 21015:2021 Furnitur. Meja kantor, uji stabilitas, kekuatan, dan daya tahan. Jakarta: BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2021). SNI ISO 7170:2021 Furnitur. Unit penyimpanan, penentuan kekuatan dan daya tahan. Jakarta: BSN.

Fuad, M. F. (2021). Narasi Budaya dalam Produk Desain Interior Kontemporer. Jurnal Desain Indonesia, 3(2), 85–94.

Handari, S. S., dkk. (2024). Perancangan Fasilitas Kursi Kerja yang Ergonomis untuk Meningkatkan Produktivitas. JUSTI: Jurnal Sistem dan Teknik Industri, 4(4), 580-588.

Krisbiantoro, R., & Fitriyanto, D. A. (2025). Efektivitas Prinsip Fleksibilitas Ruang sebagai Strategi Desain Creative Center. Arcade: Jurnal Arsitektur, 9(2), 198-208.

Kusumawati, R., Pratama, I., & Nugroho, A. (2023). Urban space utilization and creative design responses in compact living. Jurnal Desain dan Perkotaan, 8(2), 71–80.

Prasetyo, H. (2023). Strategi perancangan furnitur hemat ruang pada hunian urban. Jurnal Desain Interior Nusantara, 9(1), 22–33.

Sahari, MA, & Shanat, N. (2021). Integrasi budaya lokal dalam desain furnitur: Sebuah studi tentang persepsi pengguna. Asia Design Journal, 3(1), 45–58.

Tanjung, RA (2022). Ekspresi budaya dalam desain interior: Studi pada furnitur dan pengalaman emosional pengguna. Jurnal Desain dan Budaya, 6(1), 15–26.

Wu, Y. (2022). Knitting narratives: The cultural symbolism of textile techniques in modern furniture design. International Journal of Craft and Design, 5(3), 101–115.

Wulandari, M., Aulia, DP, & Rahmah, S. (2023). Makna budaya dalam teknik rajut tradisional dan aplikasinya pada desain produk. Jurnal Kriya Visual, 10(2), 128–140.




Alamat Redaksi dan Tata Usaha:

Program Studi Desain Interior FAD Institut Teknologi Nasional Bandung
Gedung 1 Lantai 1
Jl. PHH. Mustapa 23 Bandung 40124
Tlp. 022-7272215, Fax. 022-7202892,
e-mail: rekajiva@itenas.ac.id