Desain Interior Restoran Berbasis Material Lokal dan Filosofi Sosial Budaya: Studi Kasus Udjo Ecoland Bandung
Abstract
Restoran Udjo Ecoland mengusung konsep desain interior yang menggabungkan gaya tradisional Sunda dengan sentuhan modern secara kontekstual. Berlokasi di kawasan perbukitan dengan vegetasi bambu, restoran ini memanfaatkan material lokal seperti bambu, rotan, dan kayu sebagai wujud pelestarian budaya dan respons ekologis. Nilai filosofis Silih Asih, Silih Asah, dan Silih Asuh diterjemahkan melalui konfigurasi spasial non-hierarkis tanpa zona VIP, guna menciptakan ruang yang inklusif dan setara. Filosofi angklung turut diintegrasikan sebagai kerangka konseptual yang merepresentasikan keharmonisan dan kolaborasi sosial, tercermin dalam tatanan ruang fleksibel dan partisipatif. Elemen anyaman rotan dan motif batik digunakan sebagai media edukatif sekaligus dekoratif. Dengan jumlah pengunjung mencapai 2000 orang per hari, desain ruang dirancang adaptif terhadap fluktuasi aktivitas. Penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara estetika interior, nilai budaya, dan performativitas ruang mampu menciptakan pengalaman kuliner yang edukatif, bermakna, serta berakar pada kearifan lokal.
Kata kunci: Filosofi, Angklung, Batik, Rotan, Bambu, Tradisional Sunda, Modern
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Dewi M, N. A., & Arief, B. (2024). Implementasi Batik Sunda Pada Desain Interior Kamar Hotel The ( new ) Papandayan Bandung. 2(1), 20–27.
Guna, B. W. K., & Sjoraida, D. F. (2023). Angklung as a Tool for Diplomacy and Cross-Cultural Communication. 11(2), 275–281.
Hall, E. T. (1966). The Hidden Dimension. Doubleday.
Havier, M. R. (2023). Mimicry : Implementasi Karakteristik Alam pada Desain Kursi Ikonik dan Kontemporer. 7, 61–72.
Hidayani, N. (2024). CULTURAL HERITAGE PRESERVATION : THE ART OF TRADITIONAL WEAVING IS APPLIED NOT ONLY IN CLOTHING. Journal Impresi Indonesia (JII), 3(2), 128–138. https://doi.org/10.58344/jii.v3i2.4636
Rahmah, S., & Putrie, Y. E. (2021). Spasialitas dan Temporalitas Arsitektur Bambu dalam Konteks Masyarakat Tradisional dan Kontemporer. 10(September).
Sopandi, E. (2017). ANALISIS KEUNIKAN SUMBERDAYA DAN STRATEGI KEUNGGULAN BERSAING PRODUK KREATIF BAMBU ( Studi pada Saung Angklung Udjo Bandung Jawa Barat ) Encep Sopandi keunggulan bersaing , produk Key words : Uniqueness of resources , competitive advantage strategy , crea. 14(2), 176–204.
Sumaludin, M. M. (2022). ANGKLUNG TRADISIONAL SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH LOKAL. 2, 52–65.
Susanti, S. (2017). CONCEPT OF SILIH ASIH , SILIH ASAH , SILIH ASUH IN THE ACCULTURATION IN BANDUNG. 140(ISCoGI 2017), 13–17.
Yahya, S. P., & Fitriani, D. (2023). Makna Motif Batik Kawung Sebagai Ide Dalam Perancangan Interior. 1(1), 20–25.
Alamat Redaksi dan Tata Usaha:
Program Studi Desain Interior FAD Institut Teknologi Nasional Bandung
Gedung 1 Lantai 1
Jl. PHH. Mustapa 23 Bandung 40124
Tlp. 022-7272215, Fax. 022-7202892,
e-mail: rekajiva@itenas.ac.id
