Hubungan Aktivitas Guna Lahan dengan Pergerakan di Koridor Jalan R.E. Martadinata Kota Bandung

Isro Saputra, Fikri Adhiguna Herdiansyah

Abstract


ABSTRAK

Kota Bandung, sebagai ibukota Provinsi Jawa Barat, merupakan pusat berbagai jenis aktivitas. Salah satu ruas jalan di Kota Bandung dengan jenis guna lahan yang beragam adalah Koridor Jalan R.E. Martadinata. Aktivitas yang terdapat di koridor ini menciptakan bangkitan dan tarikan pergerakan. Aktivitas pergerakan tersebut merupakan salah satu penyebab terjadinya kemacetan di Koridor Jalan R.E. Martadinata. Pergerakan yang terjadi menimbulkan hambatan samping dan berkontribusi terhadap menurunnya tingkat pelayanan jalan. Selain itu, hambatan samping juga berpengaruh terhadap menurunnya kinerja jalan yang menyebabkan kemacetan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan aktivitas guna lahan terhadap pergerakan di Koridor Jalan R.E. Martadinata melalui pemodelan trip rate (TR). Berdasarkan perhitungan trip rate, diperoleh bahwa segmen 1 memiliki TR tertinggi sebesar 0,025 smp/jam/m2 pada pagi hari yang berasal dari aktivitas pendidikan. Sedangkan di segmen 2 TR tertinggi mencapai 0,042 smp/jam/m2 yang berasal dari guna lahan fasilitas kesehatan pada siang dan sore hari. Hasil perhitungan TR juga menunjukkan bahwa jenis pergerakan di kedua segmen membagi pergerakan menjadi dua jenis, yaitu pergerakan di suatu guna lahan dan pergerakan menerus (through traffic). Kedua jenis pergerakan tersebut berkontribusi terhadap kondisi kinerja jalan di masing-masing segmen. Aktivitas guna lahan di segmen 1 pada pagi hari menciptakan volume pergerakan dengan kontribusi sebesar 92,52% terhadap komposisi beban lalu lintas, sedangkan di segmen 2 kontribusi dari aktivitas guna lahan mencapai 47,29% terhadap komposisi beban lalu lintas.

Kata kunci: aktivitas guna lahan, pergerakan, trip rate, kinerja jalan


ABSTRACT

Bandung, as the capital city of West Java Province, is the center of various types of activity. This condition was influenced by variety of land use activity. One of the road segments in Bandung City with different types of land use activity is R.E. Martadinata road corridor. Land use activities that exist in this corridor can produce a trip generation and trip attraction mobility. Movement activity is one cause of congestion in R.E. Martadinata Road Corridor. The movement caused side friction and contributed to the decreasing road level of service. In addition, side friction has an impact on a decrease of R.E. Martadinata road level of service which caused a congestion. The aim of this study is to identify the relationship between land use activity and traffic movement in R.E. Martadinata road corridor by a trip rate (TR) modeling. Based on the calculation of trip rate, it was obtained that segment 1 has the highest TR with 0,025 pcu/hour/m2 in the morning which comes from land use activities. While in the segment 2 the highest TR came from health facility land use which reached the value of TR into 0,042 pcu/hour/m2 during afternoon and evening. Through the TR calculation, it is also known that the type of movements in the two segments divide into two types: movements activity in a land use and a traffic movement, both of two types of movement have contributed to road performance conditions in each segment. Land use activity in segment 1 in the morning created a volume with a contribution of 92,52% to the traffic load composition, while in the segment 2 land uses activity can produce a volume which has a contribution with percentage of 47,29% to the traffic load composition.

Keywords: land use activity, movement, trip rate, level of service


Full Text:

PDF

References


Fonataba, M. G. (2010). Pengaruh Perkembangan Guna Lahan Terhadap Kinerja Jalan di Sepanjang Koridor Jalan antara Pelabuhan Laut dan Bandar Udara Dominie Edward Ossok (DEO) Kota Sorong (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS DIPONEGORO).

Indonesia, M. K. J. (1997). Departemen Pekerjaan Umum. Direktorat Jenderal Bina Marga.

Juniarta, I. W., Negara, I. W., & Wikrama, A. J. (2012). Penentuan Nilai Ekivalensi Mobil Penumpang Pada Ruas Jalan Perkotaan. Jurnal Ilmiah Elektronik Infrastruktur Teknik Sipil, 1(1).

Koloway, B. S. (2009). Kinerja Ruas Jalan Perkotaan Jalan Prof Dr. Satrio, DKI Jakarta. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 20(3), 215-230.

Parlindungan, J. (2014). Tata guna lahan dan pertumbuhan kawasan. Malang: Universitas Brawijaya.

Sadyohutomo. (2006). Penatagunaan Tanah. Yogyakarta: Aditya Media.

Sari, W. R. (2011). Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Kinerja Jalan RE Martadinata Bandung (Doctoral dissertation, Universitas Kristen Maranatha).

Tamin, O. Z. (2000). Perencanaan dan Pemodelan Transportasi, edisi kedua. Bandung: Penerbit ITB.

Theresia. (2004). Dampak Kegiatan Universitas Parahyangan Terhadap Kinerja Jaringan Jalan Cimbuleuit, Bandung: ITB.

Keputusan Walikota Bandung Nomor: 551/Kep. 140-DisHub/2012 Tentang Penetapan Lokasi dan Posisi Parkir Di Tepi Jalan Umum Dan Tempat Khusus Parkir Di Kota Bandung

Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 10 Tahun 2015 Tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Peraturan Zonasi Kota Bandung 2015 – 2035


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


____________________________________________________________

Indexed by:

____________________________________________________________

Published by :

Urban and Regional Planning Program Institut Teknologi Nasional Bandung

Address : PHH. Mustofa No. 23 Bandung 40124

Contact : Phone 7272215 Fax 7202892

Email rekaloka@itenas.ac.id

____________________________________________________________

Free counters!

View My Statistics

This journal is licensed by Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License