Konsep Tanggap Terhadap Penghematan Energi pada Perancangan Museum Batik Jakarta

Daniel Tanggalong, Shirley Wahadamaputera

Sari


Abstrak

Museum Batik Jakarta merupakan wadah untuk menyajikan secara visual karya seni budaya batik serta memberikan informasi mengenai sejarah perkembangan batik. Kegiatan yang diwadahi ialah Edukasi & Informasi, Konvensi, Rekreasi, Retail, dengan fasilitas Museum & Konvensi (Ruang pamer, Konvensi, Perpustakaan & Studi, Workshop, Konservasi & Preservasi) dan Pendukung (Cafe, Galeri/batik store, Gift shop, Amphitheater). Sebagai wadah karya kerajinan batik di era sekarang yang berkaitannya dengan aktivitas pengoleksian, mengkonservasi, meriset, mengkomunikasikan dan memamerkan, melibatkan teknologi sebagai sarana penyampaian informasi yang menggunakan sumber daya yang tidak sedikit. Konsep Bangunan Hemat Energi merupakan respon terhadap penghematan energi serta pemanfaatan energi yang tersedia di lingkungan. Strategi yang diterapkan meliputi kombinasi pencahayaan alami dan buatan, kombinasi penghawaan alami dan buatan, implementasi building automation system, penggunaan solar panel, penerapan secondary skin.

Kata kunci: museum, hemat energi, batik

Abstract

Jakarta Batik Museum is a place to visually present the art and culture of batik as well as provide information about the development history of batik. Activities are Education & Information, Convention, Recreation, Retail, Museums & Convention (showrooms, convention, Library & Study, Workshop, Conservation & Preservation) and supporting facilities (Cafe, Gallery / batik store, gift shop, Amphitheater) . As a place of batik works in the present era (modern / digital) with the activities of collecting, conserving, researching, communicating and exhibiting, involving technology as a tool to deliver information which is using large resources. The concept of Energy Efficient Buildings is a response to energy savings and utilization of the available energy in the environment. Strategies includes a combination of natural & artificial lighting, a combination of natural & artificial air-conditioning, implementation of building automation system, solar panels, the application of a secondary skin.

Keywords: museum, energy efficient, batik

Teks Lengkap:

PDF-Vol2-No3-7


DOI: https://doi.org/10.26760/rekakarsa.v2i3.596

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.