IMPLEMETASI PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI JUMLAH PRODUK CACAT TEKSTIL KAIN KATUN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA PADA PT. SSP

Hamzah Asadullah Alkatiri, Hari Adianto, Dwi Novirani

Sari


Makalah ini membahas usulan pengendalian kualitas produk Kain Katun dengan menggunakan metode Six Sigma pada PT. SSP. Perusahaan telah melakukan beberapa perbaikan dalam mengurangi cacat produk Kain Katun. Namun perbaikan tersebut masih belum dapat mengurangi jumlah cacat secara signifikan. Metode Six Sigma merupakan suatu cara untuk mengidentifikasi dan memperbaiki produk dengan menggunakan tahapan-tahapan Define, Measure, Analayze, Improve, dan Control. Untuk melengkapi metode Six Sigma maka digunakan alat bantu yaitu seven tools. Seven Tools disini dengan menggunakan diagram fishbone, diagram pareto, dan hitogram. Alat-alat tersebut untuk menganalisa dan mengidentifikasi penyebab-penyebab cacat suatu produk. Pembebanan tugas baru menjadi salah satu implementasi yang dirasa berpengaruh cukup besar pada perbaikan.

 

Kata kunci: Six Sigma, Seven Tools, Define, Measure, Analyze, Improve, Control, Histogram, Pareto, fishbone, Cacat

 

ABSTRACT

This paper discusses the proposal of quality control products Cotton fabrics using Six Sigma methods in PT. SSP. The company has made some improvements in reducing product defects Cotton. However, these improvements are still not able to significantly reduce the number of defects. Six Sigma method is a way to identify and fix the product by using the stages Define, Measure, Analayze, Improve, and Control. To complete the Six Sigma method then used tools are seven tools. Seven Tools here using fishbone diagrams, Pareto diagrams, and hitogram. These tools to analyze and identify the causes of defective product. Imposition of new tasks to be one of implementation were deemed large enough to affect repairs.

Keywords: Six Sigma, Seven Tools, Define, Measure, Analyze, Improve, Control, Histogram, Pareto, fishbone, Defect



Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.