Internet of Things : Sistem Keamanan Rumah berbasis Raspberry Pi dan Telegram Messenger

MUHAMAD IRFAN KURNIAWAN, UNANG SUNARYA, ROHMAT TULLOH

Sari


ABSTRAK

Banyak orang memasang kamera pengawas di rumah untuk memantau rumah ketika  dalam keadaan kosong. Namun tidak ada pemberitahuan secara langsung kepada pemilik rumah ketika ada orang yang tidak dikehendaki terdeteksi oleh sistem kamera pengawas. Kekurangan lainnya adalah kamera tetap merekam video meskipun tidak ada aktifitas yang terdeteksi. Penelitian ini merancang sistem keamanan rumah berbasis Internet of Things (IoT) memanfaatkan Telegram Messenger. Ketika sensor PIR (Passive Infra Red) mendeteksi gerak manusia, maka kamera Raspberry Pi akan mengambil foto dan mengirimkan hasilnya kepada pengguna melalui Telegram Messenger. Bot pada Telegram Messenger akan menawarkan 2 fitur yang dapat dipilih oleh pemilik rumah, yaitu mengambil foto atau video. Dari hasil pengujian yang dilakukan, didapatkan hasil berupa jarak maksimum deteksi obyek terhadap sensor adalah 6 meter. Dari Pengujian yang dilakukan terbukti sistem mampu bekerja mendeteksi, merekam dan mengirim hasilnya ke pengguna. Waktu yang dibutuhkan untuk pegiriman pesan deteksi obyek sebesar 4.73 detik. Untuk request foto sampai dengan foto diterima membutuhkan waktu 5.73 detik dan untuk video membutuhkan waktu 14.86 detik.

Kata kunci: Keamanan rumah, Raspberry Pi, IoT, Sensor PIR, Telegram Messenger


ABSTRACT

Many people install surveillance system at home to monitor when the house is empty. But there is no direct notification to the homeowner when unwanted person is detected by the surveillance system. Another drawback is that the camera remains a video recording even though no activity is detected. These research designs home security systems based on the IoT using Telegram Messenger. The way the system works is when the PIR sensor detects the presence of human being objects, the Raspberry Pi camera will take photos and send the results to the user via the Telegram Messenger. The bot on the Telegram Messenger will offer 2 features that can be selected by users, which are taking photos or videos. The results of performance test of the system, show that the maximum distance of the object against the sensor that can be detected is  6 meters. The system proved able to work to detect, record and send the results to the user. Average time for the delivery of alert messages is 4.73 seconds. Time needed to process photo request until received by users are 5.73 seconds and 14.86 seconds respectively.

Keywords: Home security, Raspberry Pi, IoT, PIR Sensor, Telegram Messenger

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abidin, Z. (2014). Sistem Keamanan Dan Monitoring Rumah Pintar Secara Online Menggunakan Perangkat Mobile. Jurnal Teknik Komputer Universitas Komputer Indonesia, 3(2), 13–17. Retrieved from http://komputika.tk.unikom.ac.id/jurnal/sistem-keamanan-dan.13

Alfirman. (2012). Penggunaan Port Parallel Komputer Dan Sensor Untuk Sistem Keamanan Rumah. Jurnal Teknologi Informasi & Pendidikan, 5(2), 91–101.

Badan Pusat Statistik. (2016). Statistik Kriminal 2016. Jakarta. Retrieved from https://bps.go.id/website/pdf_publikasirg/Statistik-Kriminal-2016.pdf

Elecfreaks. (2015). PIR Motion Sensor Module. Retrieved from http://www.elecfreaks.com/wiki/index.php?title=PIR_Motion_Sensor_Module:DYP-ME003

Kashimoto, Y., Fujiwara, M., Fujimoto, M., Suwa, H., Arakawa, Y., & Yasumoto, K. (2017). ALPAS: Analog-PIR-sensor-based activity recognition system in smarthome. Proceedings - International Conference on Advanced Information Networking and Applications, AINA, (i), 880–885. https://doi.org/10.1109/AINA.2017.33

Mekonnen, T., Harjula, E., Koskela, T., & Ylianttila, M. (2017). SleepyCAM: Power management mechanism for wireless video-surveillance cameras. In 2017 IEEE International Conference on Communications Workshops, ICC Workshops 2017 (pp. 91–96). https://doi.org/10.1109/ICCW.2017.7962639

Nataliana, D., Anwari, S., & Akbar, M. S. (2017). Implementasi Prototype Sistem Home Security dengan Pemanfaatan Kode Akses berbasis Arduino Mega. Jurnal ELKOMIKA | Vol. 5 | No. 2 | Halaman 119 - 137 Juli - Desember 2017, 5(2), 119–137.

Raspberry Pi Foundation. (2012). Raspberry Pi - Teach, Learn, and Make with Raspberry Pi. Retrieved from https://www.raspberrypi.org/

Sutikno, T., Handayani, L., Stiawan, D., Riyadi, M. A., & Subroto, I. M. I. (2016). WhatsApp, viber and telegram: Which is the best for instant messaging? International Journal of Electrical and Computer Engineering, 6(3), 909–914. https://doi.org/10.11591/ijece.v6i3.10271

Zain, R. H. (2013). Sistem Keamanan Ruangan Menggunakan Sensor Passive Infra Red (PIR) Dilengkapi Kontrol Penerangan Pada Ruangan Berbasis ATmega8535 Dan Real Time Clock DS1307. Jurnal Teknologi Informasi & Pendidikan, 6(1), 45–54. Retrieved from http://jurnal-tip.net/?modul=jurnal&id=115




DOI: https://doi.org/10.26760/elkomika.v6i1.1

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


____________________________________________________________

ISSN (cetak) : 2338-8323   |  ISSN (elektronik) : 2459-9638    

diterbitkan oleh :

Teknik Elektro Institut Teknologi Nasional Bandung

Alamat : Gedung 20 Jl. PHH. Mustofa 23 Bandung 40124

Kontak : Tel. 7272215 (ext. 206)  Fax. 7202892

Surat Elektronik jte.itenas@itenas.ac.id

____________________________________________________________

Terindeks 

index copernicus____________________________________________________________

Statistik Pengunjung 

Free counters!

 Web
Analytics Made Easy - StatCounter

Lihat Statistik Jurnal

Jurnal ini terlisensi oleh Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License