Desain Interior Wellness Center untuk Masyarakat Urban dengan Konsep Multisensory Design di Surakarta
Abstract
Tingginya kepadatan penduduk di Surakarta memicu risiko stres pada masyarakat usia produktif akibat paparan stimulasi indra yang berlebih (overstimulated). Perancangan bertujuan untuk mendesain interior wellness center yang mampu berfungsi sebagai oase untuk membantu masyarakat urban mengelola stres melalui konsep multisensory design. Metode perancangan yang digunakan adalah pendekatan Problem Seeking dan The Five-Step Process yang berfokus pada eksplorasi elemen interior yang memengaruhi indra. Hasil perancangan menunjukan bahwa integrasi stimulus visual, auditori, taktil, olfaktori, dan gustatori dapat menciptakan sebuah journey meditatif. Penerapan bentuk organik, material alami, serta zonasi yang sistematis dapat efektif memulihkan kepekaan indrawi dan keseimbangan emosional pengunjung di tengah lingkungan perkotaan.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Awaliyah, R., Aini, F., & Wakhid, A. (2020). Hubungan antara tingkat stres dengan kejadian hipertensi pada usia produktif di Klinik Gracia Ungaran Kabupaten Semarang (Doctoral dissertation, Universitas Ngudi Waluyo).
Badan Pusat Statistik. (2020). Persentase penduduk daerah perkotaan hasil proyeksi penduduk menurut provinsi, 2015-2035.
Badan Pusat Statistik. (2020). Hasil Sensus Penduduk 2020. https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2021/01/21/1854/hasil-sensus-penduduk--sp2020--pada-september-2020-mencatat-jumlah-penduduk-sebesar-270-20-juta-jiwa-.html.
Badan Pusat Statisik. (2024). Kepadatan penduduk menurut kabupaten/kota (per km2), 2020-2022. https://jateng.bps.go.id/indicator/12/985/1/.
Izzati, H., & Dewi, P. A. (2019). Penerapan Arsitektur Bioklimatik pada Bandung Beauty & Wellness Center. Jurnal Arsitektur Archicentre, 2(1), 6-14.
Natanael, Y. (2024). Perancangan wellness center bagi dewasa muda dengan pendekatan multi-sensori di yogyakarta. (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA).
Pena, W. M., & Parshall, S. A. (2012). Problem Seeking: An Architectural Programming Primer. Wiley.
Priga, R. A. (2022). TA: Perancangan komik sebagai media self-management intermittent explosive disorder terhadap masyarakat kota surabaya usia 18-25 tahun. Doctoral dissertation, Universitas Dinamika.
Rifani, B. Y., & Wea, N. R. I. (2024). Wisata wellness berbasis budaya: kampung baluwarti. Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas, 8(2).
Schebella, M. F., Weber, D., Schultz, L., & Weinstein, P. (2020). The Nature of Reality: Human Stress Recovery during Exposure to Biodiverse, Multisensory Virtual Environments. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(1), 56. https://doi.org/10.3390/ijerph17010056
Shukla, S. (2024). A Multisensory Design Approach to Help Relieve Stress in A Healthcare Workplace (Doctoral dissertation).
Spence, C. (2020). Senses of place: Architectural design for the multisensory mind. Cognitive Research: Principles and Implications, 5(1), 1-26. https://doi.org/10.1186/s41235-020-00243-4
Alamat Redaksi dan Tata Usaha:
Program Studi Desain Interior FAD Institut Teknologi Nasional Bandung
Gedung 1 Lantai 1
Jl. PHH. Mustapa 23 Bandung 40124
Tlp. 022-7272215, Fax. 022-7202892,
e-mail: rekajiva@itenas.ac.id
