Perbaikan Atmosfer Plaza Purwakarta Berdasarkan Perbandingan dengan Toserba Yogya Purwakarta

Hendang Setyo Rukmi, Indryati Sunaryo, Nenden Meiliapandiati

Abstract


ABSTRAK

Sejak berdirinya Toserba Yogya Purwakarta, Plaza Purwakarta mengalami penurunan jumlah pengunjung yang berdampak pada penurunan pendapatan sebesar 40% setiap bulannya. Berdasarkan pendapat pengunjung diketahui bahwa suasana (atmosfer) Plaza Purwakarta kurang begitu nyaman dibandingkan dengan Toserba Yogya Purwakarta, sehingga pihak manajemen Plaza Purwakarta berniat untuk memperbaiki atmosfer tersebut. Selain mengutamakan elemen atmosfer yang dipentingkan pengunjung, pihak manajemen juga perlu melakukan benchmarking terhadap pesaingnya. Penelitian ini bertujuan memberikan usulan perbaikan elemen atmosfer Plaza Purwakarta berdasarkan perbandingan dengan Toserba Yogya Purwakarta, dengan metode pembobotan dan Analisis Compare Mean. Data diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada 130 orang yang pernah berbelanja di Plaza Purwakarta serta Toserba Yogya Purwakarta dalam 3 bulan terakhir. Dari hasil pengolahan data diketahui bahwa 3 sub-elemen atmosfer Plaza Purwakarta yang merupakan skala prioritas untuk diperbaiki adalah suhu, personnel, dan self service, serta teknologi. Usulan perbaikannya adalah memperbaiki AC yang rusak, pelatihan service excellence untuk karyawan, serta menyediakan fasilitas barcode dan alat pengecek harga.


ABSTRACT

Since the establishment of Yogya Department Store in Purwakarta, the number of visitors to Purwakarta Plaza has been decreasing, which consequently, decline the store’s monthly income by 40%. Initial survey showed that the atmosphere of the store is less comfortable for visitors than that of Yogya Department Store. The management intended to improve the atmosphere for more comfortable shoppings, based on visitor preferences, as well as, a benchmarking process against the competitor. This research will formulate several proposal to improve the atmosphere at Purwakarta Plaza based on comparison with that of Yogya Department Store Purwakarta, using the weighing method and Compare Analysis of Mean. The data collected through questionnaires to 130 people who have shopped at both stores in the last 3 months. The data analysis showed that priorities should be given to the store’s temperature, personnel & self service, and technology. The improvements proposed were fixing broken air conditioners, service excellence trainings for employees, and providing barcode reader and price checker tools.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright LPPM ITENAS