Pemanfaatan WebGIS “Petakita” untuk Dokumentasi dan Sosialisasi Objek Arkeologi

Sumarno -

Abstract


ABSTRAK
Aktivitas arkeologi lebih berfokus kepada pengkajian sejarah kebudayaan material, yang jejaknya disebut sebagai tinggalan arkeologis, atau cagar budaya. Tinggalan arkeologis tersebut tersebar luas dalam rentang ruang dan waktu yang panjang seiring dengan perjalanan sejarah umat manusia. Penemuan kembali jejak-jejak artefak fisik penanda budaya dapat menggiring kepada perjalanan sejarah untuk dikaji dan dicerna sebagai pelajaran bagi kelangsungan peradaban dan perbaikan kualitas perjalanan sejarah ke depan. Kualitas jejak budaya sebagai tinggalan arkeologis ini akan menentukan tingkat kejelasan dalam menggali makna dan keterkaitan sejarah dalam rentang ruang dan waktu. Haltersebut menyebabkan kualitas pendokumentasian cagar budaya memiliki arti penting dalam lingkup kajian arkeologi. Petakita sebagai suatu rujukan spasial dapat digunakan untuk melakukan dokumentasi terhadap semua jejak arkeologis tersebut. Petakita dapat merekam lokasi, waktu kejadian, dan dokumentasi tekstual maupun audio visual. Keterbukaan akses Petakita juga dapat menjadi wadah untuk berkomunikasi lintas komunitas. Dengan demikian, Petakita dapat menjadi “tools” untuk sosialisasi hasil penelitian jejak budaya tinggalan arkeologis.

Kata kunci: arkeologi, dokumentasi, Petakita, WebGIS


ABSTRACT
Archeological activity focuses to the historical study of material culture. Archaeological products widespread in space and time span long as the history of mankind. Rediscovery of traces of physical markers of cultural artifacts can lead to the course of history to be studied and digested as a lesson for the survival of civilization and the improvement of the quality of future history. Cultural quality imprint as archaeological remains will determine the level of clarity in exploring the meaning, connection history in the span of space and time. Thus the quality of documentation artifacts are important in the scope of archaeological study. Petakita as a spatial reference can be used to perform all the documentation of the archaeological traces that can record the location, time of occurrence and the textual and audio-visual documentation. Openess of Petakita can also be a forum for cross-community communication. Petakita thus can be use as a "tools" for the socialization of archaeological cultural products.

Keywords: archeology, documentation, Petakita, WebGIS

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright LPPM ITENAS