Kajian Simulasi Desain Rambu Informasi Keselamatan di Tempat Wisata Pantai Parangtritis Berdasatkan Perilaku Budaya

Ari Wibowo

Sari


ABSTRAK

Secara umum kecelakaan di tempat wisata pantai selatan pulau Jawa cukup tinggi. Sebagian besar kecelakaan tersebut memiliki ciri yang sama yaitu terseret oleh ombak laut selatan. Padahal bila dilihat di lokasi wisata sudah terdapat informasi yang berisi peringatan bahaya ombak pantai selatan berupa informasi keselamatan (signage). Dari kondisi tersebut tampak bahwa signage yang terdapat di tempat wisata pantai selatan cenderung diabaikan oleh wisatawan. Hal ini terbukti dari sejumlah dokumentasi langsung di lapangan. Pertanyaan penelitian ini adalah adakah cara untuk meningkatkan perhatian wisatawan atas signage yang ada. Maka dari itu dilaksanakan kajian yang meliputi proses observasi, pendekatan uji survei, serta analisis atas hasil uji survei untuk mengetahui pendapat wisatawan terhadap informasi keselamatan. Kajian ini memanfaatkan faktor budaya terkait dengan interaksi wisatawan dengan lingkungan yang terdapat di lokasi penelitian. Faktor budaya yang dikaji adalah yang memiliki pengaruh perilaku serta masih diperhatikan oleh wisatawan secara umum yaitu mitos dan artefak budaya. Fokus kajian ini adalah menggali dasar teori atas variabel survei berbasis perilaku yang akan diujikan kepada responden yaitu wisatawan, sehingga bila hal tersebut dapat diujikan dan dianalisa maka terdapat kemungkinan peningkatan perhatian wisatawan pada signage keselamatan. Metodologi dalam kajian ini analisa atas hasil survei menggunakan uji survei kuantitatif atas stimulan visual untuk membuktikan tingkat perhatian wisatawan atas pembaharuan desain signage pada informasi keselamatan wisata tersebut.

Kata Kunci: rambu wisata, informasi keselamatan, perilaku budaya.

ABSTRACT

In general crash on the south coast of Java island tour is quite high. Most accidents that have the same characteristics are swept away in the southern ocean. In fact, when viewed in the tourist sites that contain information already contained warnings of danger waves south coast of information safety (signage). From these conditions it appears that the signage located on the south coast tourist spots tend to be ignored by tourists. This is evident from a number of documentation directly in the field. This research question is there any way to increase the attention of tourists over the existing signage. Therefore conducted a study which includes the process of observation, survey testing approach, as well as the analysis of the test results to find out the opinion surveys of tourists to the safety information. This study utilizes cultural factors related to tourist interaction with the environment found in the study site. Cultural factors studied is that influence behavior and is still considered by tourists in general that myths and cultural artifacts. The focus of this study is to explore the basic theory of behavior based on survey variables to be tested to respondent that are tourists, so if it can be tested and analyzed so there is an increased likelihood of tourist attention on safety signage. The methodology in this study an analysis of the survey results using test a quantitative survey of visual stimulants to prove the level of attention of tourists on the renewal design of signage on the travel safety information.

Keywords: tourist signs, safety information, cultural behavior.


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.