Pendekatan Desain Interior untuk Hunian Lansia Sebagai Upaya Mengatasi Degeneratif. Studi Kasus Rumah Tinggal Jl. Bukit Dago Utara, Bandung

Anastasha Oktavia Sati Zein

Sari


Semua orang membutuhkan kenyamanan pada rumah tinggalnya, namun kenyamanan untuk lansia membutuhkan pemahaman khusus mengenai kemunduran fisik dan mental yang tentunya berpengaruh terhadap fasilitas di dalam rumah tinggal. Kecelakaan yang  terjadi pada lansia merupakan perpaduan dari menurunnya kemampuan tubuh untuk beradaptasi dan tidak didukung oleh lingkungan aktifitas, keadaan ini menuntut perhatian lebih terhadap perancangan tempat tinggal lansia untuk meminimalkan terjadinya kecelakaan. Menurunnya kualitas hidup lansia secara fisik dan mental juga berbeda pada setiap lansia, dengan dukungan keluarga akan membuat kemandirian dalam menjaga diri semakin tinggi, hal ini membuat lansia merasa masih tetap dihormati dan disegani dalam kehidupan sosialnya.

 

Kata kunci: Lansia, Rumah Tinggal, Degeneratif.

 

 

AbstraCT

Everybody needs comfort in their home, nevertheless the comfort for elderly people needs special understanding about physical and psychological degeneration which influences to the house facilities. Accidences that happen to elderly people constitute agglutination from decreasing ability to adapt and are not supported by activities surroundings. This situation demands intensified awareness to the house planning for elderly to minimize the accidence. Decreasing quality of life phsically and mentally is different for each  elderly person. Family support will make positive self-supporting, and this  will make them feel respected and honoured.

 

Keywords: Elderly People, Home , Degenerative.


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.