Pengaruh Budaya Pop Barat Pada Desain Sampul Album Piringan Hitam Musik Pop Indonesia Era 1950an

Inko Sakti Dewanto

Sari


Berdirinya perusahaan rekaman Irama di Jakarta pada tahun 1951, menjadi penanda awal eksistensi industri musik pop di Indonesia. Era 1950an merupakan dekade bersejarah, karena sebuah sistem telah terbentuk. Format musik rekaman dalam piringan hitamlah yang digunakan dalam fase awal industri ini. Lalu mulai muncul pula kesadaran desain yang turut terbentuk melalui desain sampul album musik. Namun, pada pola visual yang menjadi tren masih terdapat ciri dari gaya pop yang berkembang di barat. Musik serta budaya pop barat pada sejak era ini memang begitu kencang pengaruhnya ke berbagai penjuru dunia. Pendekatan historikal yang dipadukan dengan metode penelitian visual digunakan sebagai instrumen untuk membedah permasalahan tersebut. Tidak terlupa beberapa teori terkait mengenai budaya pop dipergunakan sebagai penguat argumentasi dalam penelitian ini. Hasilnya, ditemukan beberapa dinamika yang menjadi ciri/penanda gaya di era 1970an antara lain dinamika sosial, dinamika perkembangan, dinamika budaya, serta dinamika nilai-nilai. Keempat aspek tersebut distrukturkan dalam sebuah bagan sederhana pada bab simpulan penelitian ini.
Kata kunci: desain sampul album musik, piringan hitam, budaya pop.


ABSTRACT


The establishment of Irama Records in Jakarta (1951), became an early marker of the existence of pop music industry in Indonesia. The 1950s was a historical decade, because a system has been formed. The format of recorded music in the vinyl was used in the initial phase of this industry. From the physical form of such that recording format, it also emerge the awareness of design that also formed through music album cover design. However, there was still a hallmark of pop style that developed in the west on the visual trend. Since this era, music and western pop culture influence is so strong to the every inch parts of the world. Historical approach, combined with the visual research methods used as an instrument to dissect these problems. Some related theories about pop culture is also used as a reinforcing arguments. The researcher found some dynamics that characterize/mark the style in the 1970s, among others, social dynamics, dynamic development, cultural dynamics, and the dynamics of values. All those aspects are structured in a simple chart in the concluding chapter of this study.
Keywords: music album cover design, vinyl, pop culture.


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.