Pola Jalur Pejalan Kaki dan Street Furniture Pada Taman Saparua Bandung Sebagai Sarana Aktifitas Masyarakat

Zulfina Astri Harmon, Arfan Syahrul Rozan, Achmad Fauzi, Muhammad Taufiq Ibrahim

Sari


ABSTRAK

Taman kota dalam pengertian terbatas memiliki pengertian sebidang lahan kosomg ynag ditata sedemikian rupa oleh pemerintah kota, dengan tujuan sebagai area ekologi, rekreasi, nilai estetik dan olah raga bagi warga kota. Ke empat tujuan tersebut saling terkait dan saling mengisi satu sama lain. Laporan ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perancangan jalur pejalan kaki dan street furniture pada Taman Saparua Bandung sebagai sarana aktifitas olahraga masyarakat. Baik aktifitas olahraga ringan, maupun aktifitas olahraga serius yang diselenggarakan unutk meraih prestasi dibidang olahraga tertyentu, atau aktifitas masyarakat yang ingin sekedar jalan-jalan di Taman Saparua Bandung ini menjadi objek penelitian kami karena taman ini merupakan hasil renovasi yang baru saja selesai dilaksanakan. Maka dari itu Taman Saparua ini perlu ada peninjauan atas perancangannya dan apa pengaruhnya terhadap pola aktifitas masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif baik kualitatif maupun kuantitatif. Pada akhirnya hasil analisis kualitatif yang dikuantitatifkan dilakukan penyimpulan menjadi kuantitatif. Laporan penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pembaca dalam mendesain sebuah area publik berupa taman olahraga agar terciptanya alur aktifitas pengguna taman yang baik.

Kata kunci : taman kota, jalur pejalan kaki, street furniture

 

ABSTRACT

A city park in a limited senses means a tract of vacant land that arranged by the goverment, with the intention of as an ecological, recreational, aesthetic values and sport area for the citizens of the city. The four objectives are related and complementary to each other. This report aims to analyze the influence of the design of pedestrian and street furniture in Taman Saparua Bandung as a tool of community sport activities. No matter it's daily sport activities, or a professional sport activities which organized for achievement in particular sport, or activity of the community who want to just simply walk in Taman Saparua Badung. Taman Saparua Bandung has become the object of our study because this park is the result of the renovation that just been completed. Therefore Taman Saparua Bandung needs to have a review of its design and how it affects the pattern of community activities. The method used is descriptive research both qualitative and quantitative. This research report is expected to be a reference for the reader in designing a public area such as sports park for the creation of a good user's flow activity.

Keywords : city park, pedestrian, street furniture


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.