Perancangan dan Realisasi Model Sistem Monitoring Ruangan Menggunakan Webcam Berbasis Mikrokontroler ATMega16

MURISA FARINA ZUHRO, RATNA SUSANA, WIDOWATI WIDOWATI

Sari


Abstrak

Webcam pada umumnya digunakan sebagai media komunikasi dunia maya. Namun pada model sistem monitoring yang direalisasikan, penulis menggunakan webcam sebagai sensor yang mengganti indra penglihatan untuk melakukan monitoring di dalam ruangan. Dalam melakukan monitoring, webcam dapat digerakkan secara horizontal dan vertikal menggunakan 2 buah motor servo yang dikendalikan oleh mikrokontroller Atmega 16. Pada model sistem ini, dikembangkan pula program motion detection untuk mendeteksi adanya pergerakan di dalam ruangan. Jika terjadi pergerakan, maka tampilan gambar dari webcam akan direkam pada PC, dan mikrokontroler akan mengaktifkan buzzer.  Karena webcam memiliki keterbatasan pencahayaan ketika ruangan gelap, maka dilakukan penambahan modul infra merah yang dilengkapi sensor LDR. Dengan modul ini, pergerakkan di dalam ruangan yang gelap dapat terdeteksi sejauh 6 m. Untuk jarak antara ruang pengawas dan ruang yang dipantau, didapatkan panjang kabel sejauh 10 m.

Kata kunci: webcam, program motion detection, mikrokontroler ATMega16, motor servo, buzzer.

ABSTRACT

Webcam is generally used as a medium of cyberspace communication. However, the monitoring system model that was realized, the authors used a webcam as a sensor that replaced the sense of sight to monitor in the room. In conducting the monitoring, the webcam could be moved horizontally and vertically using 2 pieces of servo motors were controlled by microcontroller Atmega16. In this model system, it was also developed a motion detection program to detect movement in the room. If there was movement, the display image from the webcam would be recorded by the PC, and the microcontroller would activate the buzzer. Since the webcam had a limited lighting when the room was dark, so at it was required a module additionthat equipped with infrared sensor LDR. By this module, the movement in the dark room could be detected as far as 6 m. For the distance between supervisor and monitored rooms, it was as far as10 m cable length.

Keywords: webcam, program motion detection, microcontroller ATMega16, servo motor, buzzer.


Teks Lengkap: Vol1-No2-2013-MURISA FARINA ZUHR

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


ISSN : 2337-439X

Ketua Editor :

Dr. Waluyo, M.T.

Editor :

1. Dwi Aryanta, Ir., M.T.

2. Arsyad Ramadhan Darlis, S.T., M.T.

3. Andre Widura, S.T., M.T.

4. Hendi Handian Rachmat, ST., MT., Ph.D.

Administrator Website :

Yugo Senddy P.